Persahabatan
Karya: Zahra
Aku zahra, aku beruntung mempunyai sahabat yang selalu ada
untukku, kami melewati suka dan duka bersama. Suatu ketika aku dan sahabatku
bertengkar karena masalah yang kuanggap sepele, semua itu baru kusadari bahwa
sahabatku sangat penting bagiku.
Suatu hari aku pergi ke mall bersama sahabatku, aku menyuruh
nya membawa belanjaan ku dan ternyata belanjaan ku yang di bawanya tertinggal.
Saat itu juga aku marahi dia dengan perkataan yang kasar karena keegoisan ku.
"Vir, tolong pegang belanjaan ku ini ya, soalnya berat
banget, " kata ku
"Iya sini aku bantu bawa belanjaannya takut kamu
keberatan, " katanya
"Siap, kamu memang sahabatku yang paling
pengertian", jawabku
" haha iyalah sesama sahabat memang seharusnya saling
membantu"jawab virda sambil tersenyum
"Kamu lapar gak? " tanya virda
"Lapar si, mulai bunyi nih perut, " jawab ku
"Makan yuk, sekarang aku yang teraktir. Aku juga
lapar"
"Yasudah ayoo" jawab ku
Lalu sampailah kami di warung seberang mall
"Kamu mau pesan apa zah?" tanyanya
"Aku ngikut kamu deh vir" kata ku
"Oke deh" jawabnya
Beberapa menit kemudian kami selesai makan dan mulai naik
mobil untuk pulang.
"Eh kayanya ada yang ketinggalan deh, tapi apa
ya?" tanya virda dengan muka heran
"Hmm, apa ya? " aku membantu berfikir
"Oh iya belanjaan ku mana?" kataku
"Yaampun, oh iya aku lupa, ketinggalan di warung,
tempat makan kita tadi"jawab virda dengan rasa bersalah
" apa? Ketinggalan? Yang benar aja kita kan udah jauh
dari warung tempat kita makan tadi"jawab ku dengan kesal.
Keesokan harinya, dia datang membawa belanjaan ku dan
meminta maaf karena kejadian kemarin, tapi aku tetap menghiraukannya. Setelah
beberapa lama, aku sadar bahwa hal yang aku lakukan adalah sebuah kesalahan.
Dan aku tersadar berapa egois nya diriku. Aku pun meminta maaf kepada virda.

No comments:
Post a Comment