Saturday, January 14, 2023

TULISAN SISWA - ALISHA PUTRI 7A

 


Dear December

Karya: Alisha

Kring....24 Desember 2022,genap satu tahun kamu pergi untuk selamanya.Lee jaeyeon sahabatku pergi ke surga.Aku selalu bermimpi buruk ia selalu menengkanku ketika aku ketakutan, sedih, maupun gundah.Hanya dia orang yang bisa aku percaya.Orang tua ku sudah bercerai dari aku berumur tiga tahun dan aku merasa tidak terlalu dekat dengan keduanya karena mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing.Rasanya hancur saat melihat orang yang paling aku percaya pergi untuk selamanya,aku masih berharap itu semua adalah sekedar mimpi buruk dan aku akan segera terbangun dari mimpi itu dan melihat dia berada di sampingku dengan senyuman yang menenangkan.Namun semua yang sudah terjadi benar adanya dan aku tidak bisa mengelak dari garis takdir yang telah ditetapkan.

PERTEMUAN PERTAMA

Di tanggal 23 Agustus 2016 jam 09:30 di taman belakang sekolah.Saat itu kami masih berada di kelas 5 sekolah dasar.

"Hai..."sapa jaeyeon"kenapa kamu tidak ikut berkumpul dan bermain dengan mereka?"tanya-nya

"Hai juga.."jawabku"aku tidak terlalu mengerti dengan apa yang mereka bicarakan,aku tidak terlalu dekat dengan mereka juga, jadi aku memilih untuk sendiri saja daripada tidak mengerti sama sekali"sambungku"kamu anak baru itu yang baru pindah dari Korea itu kan?"tanyaku "Iya"jawabnya singkat"kamu..kamu sendiri kenapa berada di sini?"tanyaku"oh..aku memang lebih suka sendiri,kalau berkumpul dengan banyak orang rasanya energi tubuhku jadi habis dan lebih banyak diam, daripada aku merusak suasana mereka lebih baik aku pergi dan sendiri saja"jelasnya"bolehkah aku duduk di ayunan sebelahmu?"tanya-nya"oh iya.. silahkan"jawabku

"Omong-omong,lagu apa yang sedang kamu dengarkan?"tanya jaeyeon lagi

"Ah ini?lagu dari Tulus'monokrom' kamu mau ikut mendengar ini?"tanyaku"apakah boleh?" Tanya dia"Tentu saja boleh" jawabku sambil melemparkan senyum manis dan menganggukkan kepala,kami pun mendengarkan lagu itu bersama dan banyak mengobrol bersama."bahasa

Indonesia kamu bagus juga"ucapku"iya karena keluarga dari ibuku banyak yang  berasal

Indonesia jadi mereka banyak mengajarkan aku tentang Indonesia termasuk bahasa Indonesia"jelasnya"wah..aku baru tahu"ia pun tersenyum mendengar respon ku.Tak lama kemudian bel tanda masuk berbunyi kami pun masuk ke kelas. Jam 12:30 tak terasa waktu pulang telah tiba "hei.."sapanya"mau pulang

bersama?"tawarnya"boleh.. rumah mu dimana?"tanyaku"di komplek ********* blok * no

3"jawabnya"wah dekat dengan rumahku hanya berbeda blok

saja"ucapku"wah...benarkah?"tanyanya antusias"iya!!"seruku.Tak lama kemudian kami sudah sampai di depan rumahku.

"Mau masuk ke dalam?mama ku memasak *kimchi jjigae dan *samgyetang mari makan siang bersama"ajakku"tidak usah,aku tik mau merepotkan mama mu"tolaknya secara halus.Tiba-tiba ada suara yang memanggil namaku.

"Huang Yeonji...kenapa tidak masuk di luar dingin habis hujan tad-"ucap mama terpotong"eh..ada teman kamu juga masuk yuk di luar dingin kan tadi habis hujan"ajak mama ku"apa tak apa?"tanya jaeyeon berbisik kepadaku"tidak apa mari masuk"ajakku. "Mah ini jaeyeon yang aku ceritakan,murid pindahan dari Korea"ucapku memperkenalkan jaeyeon,"ah ini yang kamu ceritakan tampan juga"ucap mama sambil tersenyum, jaeyeon tersenyum mendengar ucapan mama"terimakasih"."kamu tinggal dimana?"tanya mamaku"di komplek ini juga,di blok* no 3"jawabnya"wah tidak begitu jauh ternyata, Yeonji baru pertama kali mengajak temannya datang kerumah, sering-seringlah datang yah kamu"ucap mama sambil tersenyum."iya nanti aku akan sering datang ke sini"ucap jaeyeon"Yeonji kamu asalnya dari mana?"tanya jaeyeon"margamu terdengar seperti bukan asal dari Indonesia

soalnya"sambungnya lagi"ah...itu aku mendapatkan marga itu dari ayahku yang berasal dari China"jelasku"dan nama Yeonji karena maknanya 'gadis pemberani dan kuat'dari bahasa

Tionghoa"jelasku"kamu punya saudara?"tanyaku"aku punya saudara kembar namanya Lee Saeyeon dia ada di sekolah yang sama dengan kita hanya berbeda kelas saja dia di kelas A dan aku di kelas B,sifat kami jauh berbeda kata mama sifat Saeyeon lebih dingin dan tidak terlalu memperdulikan sekitar,tapi jika sudah kenal dan dekat dia akan sangat hangat seperti dia kepadaku kalau lagi bermain bersama"jelas jaeyeon panjang lebar"kalau kamu?"tanyanya"aku punya kakak laki-laki dia sangatlah menyebalkan,namun dia sangat sayang padaku,namanya Huang Jinyoung,aku sayang dia tapi benci di waktu yang sama"ucapku terkekeh"oh jadi gitu..kamu benci Abang dan sayang diwaktu yang sama?oke gak akan Abang jajanin es krim lagi"ucapnya di belakangku,reflek aku berbalik ke belakang dan melihat sosok lelaki tinggi kekar sambil menyilangkan tangannya di dada"jangan gitu dong aku hanya bercanda"ucapku sambil tersenyum kikuk"tidak aku tidak akan jajanin es krim lagi"ucapnya jahil"yah Abang mah"ucapku sambil memasang wajah cemberut.Jaeyeon yang melihat itu hanya tertawa kecil.Selesai makan jaeyeon beranjak ingin pulang dan berpamitan dengan mamaku"*阿姨(Ayi) aku pamit pulang dulu yaa"ucapnya berpamitan"iya sering datang ke sini oke?"ucap mama"okeee Ayi"jawabnya.

KJADIAN YANG TIDAK BISA TERLUPAKAN

24 Desember 2021, Seoul Korea Selatan.Saat itu kami sedang berjalan-jalan menikmati keindahan kota Seoul yang tertutup oleh salju."Ingin minum yang hangat?"tanya jaeyeon"boleh,aku akan mencari camilan untuk kita berdua kamu mau apa?"tanyaku"kita berpencar okee"ucap  jaeyeon"aku mau *Bungeo-ppang dan *Tteokbokki kita berkumpul lagi di mini market itu oke?"tanyanya sambil menunjuk mini market sebrang jalan"oke"jawabku sambil mengacungkan jempol.setelah tiga puluh menit kami berpetualang mencari camilan dan minuman, sesuai janji aku ingin menuju kemini market sebrang jalan saat itu jam menunjukkan

pukul *10:30 am(22:30) waktu Korea.Aku mendengar ada suara yang memanggil namaku"Yeonji itu kah kau? tunggu aku"ucap suara itu.Saat aku berbalik untuk melihat siapa orang yang memanggil namaku,ada sebuah truk pindahan yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi dan....BRUKKK suara hantaman yang keras terdengar CIKIIIT....suara rem dadakan terdengar BOMM...WUSHH.. mobil itu menabrak pembatas jalan dan terbakar,si sopir berhasil selamat.Di sisi lain, seorang lelaki terlempar cukup jauh setelah dihantam oleh truk pindahan dan sekarang terbujur kaku.Aku pun menghampiri tubuh itu dan melihat sosok yang sangat aku sayangi bersimbah darah di tengah jalan.Aku pun terkejut dan langsung tumbang "JAE BERTAHAN SEBENTAR LAGI YA.."teriakku sambil menangis memeluk tubuh itu.Tak lama kemudian ambulans datang dan membawa jaeyeon ke rumah sakit.

Saat jam 12:00am(00:00) aku sudah dibolehkan untuk melihat jaeyeon.Saat sudah berada di dekat jaeyeon,dia menginstruksikan kepada ku agar mendekat dan

berbisik"Ja..nga..n...men..a..ng..is..a..ku..ti..d..ak..su..ka..ka..mu..men..a..ngis"bisiknya

"Tidak aku tidak menangis"bantah ku

"A..ku..ca..pek..pengen...tidur"ucapnya dan NITTTT suara alat monitor jantung berbunyi panjang yang menandakan bahwa sudah tidak ada lagi sinyal jantung,dokter yang berada di luar ruangan langsung masuk dan memeriksa keadaan jaeyeon dan mengatakan bahwa jaeyeon telah tiada.Rasanya seperti mimpi bagiku aku sangat hancur dan tak percaya rasanya energi yang ada didalam tubuh hilang dan seketika semuanya gelap.Saat bangun aku ada di kamar rumah sakit dan ada Abang sedang tertidur di sofa rumah sakit.Saat aku melihat jam sudah pukul 6am aku pun memanggil Abangku dan reflek Abangku terbangun dari tidurnya dan langsung menghampiri ku yang sedang berbaring di tempat tidur rumah sakit"kenapa dek?"tanya-nya"jaeyeon mana?"tanyaku

Abangku terlihat bingung untuk menjawab pertanyaan tersebut dan aku tersadar"jaeyeon beneran udah gak ada?"tanyaku dengan tatapan kosong.

Dan aku beranjak dari tempat tidur menuju ke kamar mandi Abangku yang melihat itu menanyakan aku ingin kemana,dan aku menjawab kita pulang saja.Abangku mencoba mencegah,tapi aku tetap bersikeras untuk tetap Ingin pulang dan dia pergi menemui dokter dan dokter bilang aku sudah boleh pulang dan di sarankan untuk tidak terlalu lelah untuk beberapa hari.Saat sampai di rumah aku langsung masuk ke dalam kamar dan bersiap untuk ke pemakaman dan mengantarkan jaeyeon untuk terakhir kalinya.Lee Jaeyeon terimakasih untuk semua yang telah kita lewati aku berharap kita bisa bersama di kehidupan selanjutnya,wo ai ni Lee Jaeyeon

No comments:

Post a Comment

TULISAN KEPALA SEKOLAH - Dra. SITI NINA HERMINA, M.Pd

  SERBA SERBI BELAJAR PADA KONDISI PANDEMI COVID 19 (Dra.Siti Nina Hermina,M.Pd ,Kepala SMPN 4 PADALARANG)          Dalam kehidupan sehari-h...