Monday, March 20, 2023

TULISAN KEPALA SEKOLAH - Dra. SITI NINA HERMINA, M.Pd

 

SERBA SERBI BELAJAR PADA KONDISI PANDEMI COVID 19
(Dra.Siti Nina Hermina,M.Pd ,Kepala SMPN 4 PADALARANG)

         Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari kata “Belajar”, apapun kegiatan yang jelas ada proses yang dilakukan serta adanya perubahan yang terjadi  dalam proses tersebut itulah belajar.Ada pendapat dari beberapa ahli tentang belajar ini yaitu sebagai berikut:
Menurut Winkel, Belajar adalah semua aktivitas mental atau  psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengelolaan pemahaman.
Menurut Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252) belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya.
Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
Sedangkan Pengertian Belajar menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan. Kesimpulan yang bisa diambil dari kedua pengertian di atas, bahwa pada prinsipnya, belajar adalah perubahan dari diri seseorang. 
          Pada kondisi pandemic covid1 9 seperti ini yang sudah berlangsung hampir setahun, dimana proses belajar hanya bisa melalui media social, namun tidak mengurangi arti dari belajar. Untuk menghadapi belajar ini tentu harus memiliki medianya, yang mana adanya keterbatasan dalam memiliki media social sehingga ada kendala dalam proses pembelajaran. Tentu ini harus disikapi bagaimana proses belajar harus tetap berlangsung. Apalagi untuk kondisi di SMPN 4 Padalarang yang memiliki sarana media social hanya sekitar 60 %, sehingga untuk belajar pada kondisi pandemi covid 19 ini berlangsung ada 2 cara yaitu melalui “DARING’ dan “LURING’. Walaupun tetap dalam kondisi belajar daring masih ada berbagai kendala, apalagi untuk yang luring.Untuk yang belajar DARING tentunya belajar di rumah, smentara yang LURING mengambil bahan untuk belajar dari sekolah yang tentunya memperhatikan protocol covid, hanya anehnya kadang yang LURING itu sebenarnya memiliki media, dengan alasan mereka (peserta didik) ingin keluar rumah itulah hal yang lumrah mereka merasa cenuh, bagaimana dengan gurunya?
          Dalam pelaksanaan daring yang dibimbing oleh orang tua ada berbagai keluhan yang disampaikan oleh orang tua mengenai membimbing apalagi yang orang tuanya bekerja yang tentu untuk membimbing harus menunggu waktu yang tepat sementara tugas yang harus dikerjakan peserta didik terbatas.
          Disinilah kita sebagai pendidik harus mengambil sikap, dengan mengingat bahwa Pendidikan itu adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan lembaga itu sendiri. Kita ingat bahwa Pendidikan yang utama dan pertama adalah Pendidikan di rumah. Inilah tanggung jawab kita menyampaikan pengertian pada orang tua terlebih pada peserta didiknya sendiri. Tetap tanggung jawab kita sebagai pendidik ingat ada 3 hal yang harus diperhatikan bukan hanya mentransfer ilmu saja, terutama sesuai dengan pengertian belajar ada perubahan, apa 3 hal itu yaitu “Mendidik”, “Melatih”, dan “Mengajar”, yang paling utama yang harus tertanam pada peserta didik yaitu mendidik, agar peserta didik memahami apa  arti belajar bukan sekedar mendapat ilmu pengetahuan. Serta jangan lupa tetap kita selaku pendidik tetap mengutamakan kemaampuan kita yaitu berbagai kompetensi, kompetensi Pedagogik kompetensi Profesional,Kompetensi Kepribadian, dan kompetensi social, inilah yang harus dikembangkan.
          Yang paling utama pada situasi pandemic covid ini sekarang berbagai pihak harus lebih melek IT, terlebih pada seorang pendidik yang harus lebih menguasai berbagai pembelajaran melalui medsos ini. Masalahnya bagaimana kalau sudah dihadapkan pada pendidik yang belum bisa melek IT ini pun menjadi kendala, tidak kurang dari berbagai pendidik ada yang masih belum melek IT, sehingga harus ada berbagai pelatihan kearah kemampuan tersebut. Inipun menjadi PR kita semua.
          Berbagai kegiatan yang mengarah pada metode pembelajaran dengan menggunakan sarana IT melalui kegiatan ZOOM, Webinar dan sebagainya. Tentu ini pun harus jadi pemikiran kita semua, karena harus menggunakan sarana dan prasarana.
           Akhirnya itu semua kembalikan kepada kebijakan dan bagaimana kita menyikapinya. Yang terpenting bahwa pembelajaran pada situasi pandemic covid ini tetap harus berjalan dan menghasilkan peserta didik yang memahami arti dari belajar.
Akhir kata semoga suasan atau kondisi pandemic covid ini segera berakhir dan kita pada suasana normal Kembali..

                                                                                                       Padalarang, Maret 2021

Sunday, March 19, 2023

TULISAN GURU - TRI DARUKI, S.Pd


 

Ramadhan

Karya : Tri Daruki, S. Pd

 

Bulan Syaban sudah berakhir

Kini datanglah bulan Ramadhan

Yang selalu dinanti oleh berjuta umat

Kami bersuka cita

Menyambut Ramadhan dengan gembira

Puasa di siangnya

Tarawih di malamnya

Tadarus di sela- selanya

Ramadhan...

Rinduku padamu

Hampir setahun tak bertemu

Kini kau hadir kembali

Untukku bertemu denganmu

Doa selalu kupanjatkan

Tuk bertemu dengan bulan

Bulan dari seribu bulan

Bulan yang penuh pengampunan

Kini aku bisa bertemu kembali

TULISAN GURU - YUYU YULIASARI, S.Si


 

RAMADHAN

Yuyu Yuliasari, S.Si

 

Satu dari 12 bulan

Bulan paling Mulia

Bulan Bertabur pahala

Dialah bulan Ramadhan

 

Satu bulan berpuasa

Menahan lapar dahaga

Menahan nafsu amarah

Demi mencapai derajat taqwa

 

Siang hari berpuasa

Tarawih penghias malam

Adzan maghrib sealau di nanti

Sahur jadi penyemangat pagi

 

Ramadhan….

Sebentar lagi kau akan tiba

Bahagiakan Aku Yaa Allah

Menyambut kedatangannya

Dengan hati suka cita

 

Yaa Allah…

Samapikanlah usiaku

Di bulan penuh rahmat

Tuk mengharapkan pengampunanMu

Bekal hidup di akhirat kelak

TULISAN GURU - THEA RATNA W, S.Pd


 

Ramadhan

Karya: Thea Ratna W.

 

Ramadhan …

Bulan penuh berkah

Bulan suci dambaan hati

Bagi setiap insan yang menanti

Ramadhan …

Bulan suci penuh ampunan

Dimana terbukanya pintu surga

Dimana doa-doa dikabulkan

Ramadhan …

Semoga masih ada kesempatan dan kekuatan

Menikmati indahnya hari-harimu

Menuju ampunan dan berkahmu

Ramadhan …

Tahun ini akan terasa berbeda

Hilang sudah sosok panutan keluarga

Semoga Engkau berada di surga-Nya

Aamiin

TULISAN GURU - IKA RUSTIKA, S.Pd


 

Makhluk yang Penuh Dosa

Karya: Ika Rustika, S.Pd

 

Ya Allah …

Aku adalah salah satu dari sekian umat-Mu

Yang setiap hari berbuat dosa dan kesalahan

Dari hari ke hari dosaku semakin membukit

Aku hanya kain yang bernoda hitam

 

Ya Allah …

Aku malu setiap bersimpuh di hadapanmu

Aku sedih setiap mengingat dosa di masa laluku

Hitam … kelam … pekat … catatan dosaku

 

Ya Allah …

Izinkan aku berubah

Dengan penuh pengharapan

Hamba memohon ampun kepadamu

Meminta rahmat darimu

 

Ya Allah …

Istiqomahkanlah aku di jalan-Mu

TULISAN GURU - TATANG KOMARUDIN, S.Pd


DALAM DOAKU 

Karya : Tatang Komarudin, S.Pd

 

     Mimpi-mimpi malam lenyap menghilang

     terbangunkan di sepinya  tengah malam

     sepi di luar

     tak terdengan suara binatang malam

     suara angin, begitu pun

 

     Putih langit-langit kamarku

     dengan mata nan sanyu ….ku tatap

     rasa membangkitkanku dari tidurku

     lemas ragaku

     gontai melangkah berjalan ke arah tempat air sembahyang

     hamparkan tikar sembahyang tengah malam

 

     Memohon beratnya dosa-dosa diragaku ini

     diampuni-Nya

     dengan memerah mata nan basah

     sepi menemani….menyaksikan

     khusyu …..

     ampunan kumohon kepada-Nya

     satu….hanya itu

     kuucap dalam doaku

     di getar bibir berat terucap … membisu

   

     Begitu perih kalbuku

     Sesak berat nafasku

 

 

TULISAN GURU - WULAN RATNASARI, S.Pd

 


Bulan Penuh Ampunan

Karya: Wulan Ratnasari, S.Pd

Hadirmu sungguh kunanti

Izinkan aku menggapaimu kembali

Wahai bulan yang sangat suci

Akhirnya akan menjumpai

 

Bulan yang penuh berkah

Menghapus segala gundah

Rasa bahagia tak bisa disanggah

Menantimu wahai bulan yang indah

 

Tuhanku, ampuni aku

Segala dosa dan khilafku

Sucikanlah kembali jiwa ragaku

Yang selama ini terpaku

 

TULISAN KEPALA SEKOLAH - Dra. SITI NINA HERMINA, M.Pd

  SERBA SERBI BELAJAR PADA KONDISI PANDEMI COVID 19 (Dra.Siti Nina Hermina,M.Pd ,Kepala SMPN 4 PADALARANG)          Dalam kehidupan sehari-h...